Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Halo! Selamat datang di layanan informasi BPTU HPT Padang Mengatas. 👋
Logo

Rumput Gajah Odot

26/03/2026 09:01:58 Admin Satker 754

🌿 Rumput Gajah Odot

Pennisetum purpureum var. Odot merupakan varietas rumput gajah unggulan yang banyak dikembangkan di Indonesia sebagai sumber hijauan pakan ternak berkualitas tinggi.


🌱 1. Asal

Rumput gajah odot berasal dari pengembangan rumput gajah tropis (asal Afrika) yang kemudian dibudidayakan secara luas di Indonesia karena produktivitas dan kualitas pakannya yang baik.


🧪 2. Kandungan Nutrisi

Bahan kering (BK): 19,9%
Serat kasar (SK): 34,2%
Protein kasar (PK): 10,2% (dapat mencapai 12–17%)
Abu: 11,7%
Lemak: 1,6%

📌 Memiliki palatabilitas tinggi (sangat disukai ternak)


☀️ 3. Lingkungan Tumbuh

Kondisi Optimal

Ketinggian: 0–1.500 mdpl
Curah hujan: 800–2.000 mm/tahun
Tanah: Subur, tidak tergenang
Sinar matahari: Penuh

Ketahanan

• Adaptif di daerah tropis
• ❌ Tidak tahan genangan air
• ❌ Kurang optimal di tempat terlalu teduh


📈 4. Produksi

Hijauan segar: hingga ±200 ton/ha/tahun
Bahan kering: ±40–50 ton/ha/tahun

📌 Termasuk salah satu rumput dengan produktivitas sangat tinggi


🌿 5. Keunggulan

• Produksi tinggi & pertumbuhan cepat
• Batang lebih lunak → disukai kambing & domba
• Banyak anakan (±20 anakan per rumpun dalam 2 kali panen)
• Bisa ditanam monokultur atau tumpangsari
• Cocok untuk silase
• Jarak tanam: ±50–75 cm antar barisan


⚠️ 6. Kekurangan

• Tidak tahan genangan air
• Membutuhkan sinar matahari penuh
• Produksi menurun pada lahan teduh


🌱 7. Perbanyakan

• Dilakukan secara vegetatif (stek batang)
• Panjang stek: ±30 cm
• Gunakan batang sehat untuk pertumbuhan optimal


✂️ 8. Interval Pemotongan

Panen pertama: 70–80 hari
Ciri siap panen: ruas batang ±15 cm

Panen selanjutnya:

 

• Musim hujan: 35–45 hari
• Musim kemarau: 40–50 hari

Youtube TikTok Facebook Whatapps Instagram