Audiensi Pengembangan Sapi Pesisir, BPTU HPT Padang Mengatas Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Kab. Pesisir Selatan
Hallo Sobat Patas π
Pada hari ini Rabu, 17 Juni 2026 Dalam upaya memperkuat pengembangan peternakan nasional sekaligus melestarikan sumber daya genetik ternak lokal, Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Padang Mengatas mengadakan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terkait pengembangan Sapi Pesisir sebagai plasma nutfah unggulan daerah.
Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Pesisir Selatan, Dr. H. Risnaldi Ibrahim, M.M., M.H., beserta jajaran pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan terkait. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna menjadikan Sapi Pesisir sebagai salah satu kekuatan utama peternakan lokal yang memiliki daya saing nasional.
Kepala BPTU-HPT Padang Mengatas, Farouk Mochtar, S.Pt., M.P., menjelaskan bahwa Kabupaten Pesisir Selatan memiliki peran penting sebagai daerah asal sekaligus pusat pengembangan Sapi Pesisir. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang lebih kuat dalam pengelolaan sumber bibit, pengembangan perbibitan, serta diseminasi ternak unggul ke berbagai wilayah di Indonesia.
Melalui audiensi tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas, antara lain membangun kesepahaman dan komitmen bersama dalam pengembangan Sapi Pesisir, memperkuat peran Kabupaten Pesisir Selatan sebagai pusat sumber bibit, mengintegrasikan program pemerintah pusat dan daerah secara berkelanjutan, serta merumuskan peluang kerja sama dalam peningkatan produksi dan distribusi bibit unggul.
Selain itu, audiensi ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret serta arah kebijakan bersama dalam mendukung pengembangan Sapi Pesisir sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis sumber daya lokal.
Dengan semakin eratnya sinergi antara BPTU-HPT Padang Mengatas dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, pengembangan Sapi Pesisir diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi para peternak, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga kelestarian plasma nutfah ternak lokal Indonesia untuk generasi mendatang.