Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
Logo

Arachis pintoi Kacang

26/03/2026 01:52:57 Admin Satker 2189

🌿 Kacang Arachis: Leguminosa Bernutrisi Tinggi untuk Pakan Ternak

Arachis pintoi atau dikenal sebagai kacang hias/forage peanut, merupakan tanaman leguminosa asal Brasil yang telah menyebar luas di Indonesia sebagai hijauan pakan ternak.

Tanaman ini memiliki kemiripan dengan kacang tanah, namun lebih unggul sebagai penutup tanah sekaligus sumber pakan berkualitas tinggi.


🌱 Karakteristik Kacang Arachis

• Daun: Terdiri dari 4 helai (majemuk), tampak khas
• Batang: Menjalar, tinggi ±50 cm
• Akar: Dalam dan kuat, banyak cabang
• Bunga: Kuning cerah
• Ketahanan:

  • Tahan penggembalaan dan pemotongan intensif
  • Efektif mencegah erosi pada lahan miring

☀️ Syarat Tumbuh

Kacang Arachis cukup adaptif dan fleksibel terhadap lingkungan:

• Tanah: Subur hingga sedang, termasuk tanah liat berpasir dengan pH rendah
• Iklim: Tropis basah, kemarau pendek
• Naungan: Toleran terhadap naungan ringan–sedang
• Toleransi: Tinggi terhadap unsur Mn dan Al
• Catatan: Kurang cocok pada kemarau panjang (kecuali daerah sejuk)


📈 Produktivitas & Kualitas Hijauan

• Produksi hijauan: Hingga ±2,5 ton/ha tiap defoliasi
• Ketahanan: Sangat tahan di padang penggembalaan
• Kombinasi tanam: Cocok dengan rumput seperti:

  • Brachiaria decumbens (BD)
  • Rumput Bahia
  • Kikuyu

🌱 Budidaya Kacang Arachis

Beberapa metode pengembangan:

1. Stek Batang (Vegetatif)

• Cepat dan efektif untuk memperbanyak tanaman

2. Penanaman dengan Biji

• Bisa menggunakan biji, stolon, atau polong
• Kebutuhan benih: ±10–15 kg/ha

3. Tanam Campuran

 

• Dikombinasikan dengan rumput untuk meningkatkan kualitas pakan

Youtube TikTok Facebook Whatapps Instagram